m - Nilai ekspor Indonesia mengalami surplus pada bulan September, yang juga diikuti kenaikan nilai impor, sementara PM Suga dari Jepang dijadwalkan berkunjung ke Indonesia pada pekan depan untuk menegaskan komitmen investasi Jepang di Asia Tenggara, terkait pandemi Pemerintah menyampaikan telah mendapat komitmen pasokan 200 juta vaksin covid-19 dari empat perusahaan farmasi, dan sampai penutupan sesi I, rupiah dan IHSG kompak mengalami penurunan. Inilah yang perlu anda ketahui terkait pasar hari ini.1. Nilai ekspor September naik, Impor pun turutBadan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya kenaikan ekspor bulan September sebesar US$ 14,01 miliar atau naik 6,97% month to month (mom) yang disebabkan peningkatan ekspor minyak dan gas (migas) sebesar 17,42% mom dan kenaikan ekspor non migas sebesar 6,47% mom.Sementara untuk nilai impor Indonesia pada bulan September 2020 sebesar US$ 11,57 miliar atau naik 7,71% dibandingkan bulan Agustus 2020 yang sebesar US$ 10,74 miliar yang disebabkan peningkatan impor minyak dan gas (migas) sebesar 23,5% mom dan impor non migas sebesar 6,18% mom.2. PM Suga kunjungi Indonesia pekan depanPerdana Menteri Jepang Yoshihide Suga dijadwalkan melakukan kunjungan perdananya ke Asia Tenggara dengan tujuan dua negara yakni Indonesia dan Vietnam pada pekan pekan mendatang yang dimulai tanggal 18 Oktober dan berlangsung selema 4 hari.Kunjungan serupa ke Indonesia dan Vietnam sebelumnya juga sudah dilakukan oleh PM Abe Shinzo usai pelantikan pada tahun 2012, dan dalam kunjungan PM Suga ini menekankan pentingnya peran kawasan Asia Tenggara bagi Jepang sekaligus menegaskan komitmen investasi sebagai bagian dari upaya merelokasi perusahaan Jepang dari Cina ke Asia Tenggara.3. Pemerintah dapat komitmen 200 juta dosis vaksinPemerintah Indonesia telah mendapatkan komitmen pasokan 213,1 juta dosis vaksin Covid-19 dari empat perusahaan farmasi luar negeri, yang pemberiannya akan dimulai pada bulan November 2020 untuk rentang usia 19-59 tahun dengan prioritas tenaga medis, TNI dan Polri.Untuk perincian pasokannya yakni Vaksin Sinovac pada tahun ini sebanyak 3 juta dosis vaksin dan pengiriman 15 juta dosis vaksin dalam bentuk bulk dan tahun 2021 125 juta vaksin, Vaksin A42/Sinopharm dengan rencana tahun ini 15 juta dosis vaksin dan tahun 2021 50 juta dosis vaksin, CanSino dengan rencana tahun ini 100 ribu dosis vaksin dan tahun 2021 20 juta dosis sementara vaksin AstraZeneca direncanakan tahun 2021 sebanyak 100 juta dosis.4. Rupiah turun tipisNilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) turun tipis pada penutupan perdagangan pasar spot Kamis (15/10) siang, berdasarkan data Investing.com pukul 11.50 WIB rupiah menetap di level 14.700.Kamis pagi, Rupiah dibuka pada level 14.670 dan selanjutnya melemah ke 14.720, dan beranjak siang kembali dalam tren penguatan.5. IHSG kian melemahIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah pada akhir perdagangan sesi I, berdasarkan data investing.com Kamis (15/10) pukul 11.30 WIB, IHSG ditutup pada level 30,47 poin atau 0,59% ke 5.145,63Sembilan indeks sektoral melemah bersama dengan IHSG. Hanya indeks sektor infrastruktur yang naik 0,22%.Sementara total volume transaksi mencapai 8,43 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 6,02 triliun. Sebanyak 230 saham melemah. Ada 156 saham yang tercatat menguat dan 163 saham flat.