m - Bank Dunia merevisi laju perekonomian Indonesia yang berisiko minus 2.0%, sementara Antam ditugaskan Kementerian ESDM untuk mengelola gunung emas di blok Wabu Papua yang sebelumnya dioperasikan oleh Freeport. Disisi lain PTBA mengalami penurunan pendapatan akibat pandemi, yang juga berdampak pada penurunan transaksi kartu kredit dan kartu debit. Terakhir mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menilai ada sekitar 30 perusahaan BUMN yang mati suri akibat hambatan hukum dan politik.Inilah sejumlah berita yang wajib dipantau perkembangannya pada hari Rabu.1. Bank Dunia Revisi Laju Ekonomi Indonesia Minus 2% di 2020Bank Dunia dalam laporan terbarunya memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini berisiko minus hingga 2,0% dan bisa semakin buruk seiring mulai masuknya fase resesi pada kuartal III-2020. Sementara dalam skenario yang lebih optimis diperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia dikisaran minus 1,6%. Baca selengkapnya2. Antam Butuh Dana $1,4 M untuk Kelola Tambang Emas Bekas FreeportBlok Wabu, gunung emas di Papua, akan dikelola oleh PT  Aneka Tambang  Tbk (JK:JK:ANTM) namun bakal membutuhkan dana yang besar setelah perusahaan ditunjuk untuk mengelola tambang emas tersebut. Baca selengkapnya3. Kala Pandemi Pendapatan PTBA Turun 15%, Laba Berkurang Jadi Rp 1,29 TPT Bukit Asam Tbk. (JK:JK:PTBA) mencatatkan penurunan pendapatan 15,09% year on year (yoy) sebesar Rp9,01 triliun dan laba bersih juga turun 35,85 persen yoy menjadi Rp1,29 triliun pada semester I/2020. Baca selengkapnya4. Transaksi Kartu Debit & Kredit Turun 19%, Jumlah Kartu Kredit BBCA (JK:BBCA) Tumbuh 8%Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan transaksi kartu debit dan kartu kredit turun sebesar 18,9% di masa pandemi dan sempat tumbuh 5,7% pada Juli 2020. Begitu pula, BBCA mencatatkan kenaikan jumlah kartu kredit pada bulan Juli. Baca selengkapnya5. 14 BUMN akan Dibubarkan, 30 Perusahaan ‘Mati Suri’Hambatan hukum dan politik menjadi sebab sekitar 30 perusahaan BUMN yang ‘mati suri’ dan tidak beroperasional belum bisa dibubarkan. Pernyataan itu dilontarkan oleh Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan dan Kementerian BUMN akan membubarkan 14 BUMN. Baca selengkapnya