seakan tak ada duanya, entah itu di tingkat regional maupun global. Tak punya amunisi untuk melawan, rupiah harus pasrah ditekan dolar AS hingga ke level terdalam di angka Rp14.721 pada Jumat, 16 Oktober 2020.ÂBaca Juga: Omnibus Law Emang Dahsyat, Pakuwon Jati (JK:PWON) hingga Summarecon (JK:SMRA) Ibarat Panen Durian Runtuh!Meski tak lagi berada di kisaran Rp14.700-an, koreksi rupiah per siang ini menembus -0,51% ke level Rp14.693 per dolar AS. Tiga mata uang dunia lainnya pun sama teganya dengan dolar AS. Alhasil, rupiah pun anjlok di hadapan dolar Australia (-0,41%), poundsterling (-0,54%), dan euro (-0,50%).Baca Juga: Nahas! Dolar AS dan Global Membalas, Nilai Tukar Rupiah AmblasRupiah juga terpantau memerah di hadapan semua mata uang Asia. Menjadi yang paling terpuruk, rupiah bertekuk lutut terhadap dolar Taiwan (-1,07%), yuan (-0,64%), yen (-0,60%), dolar Hong Kong (-0,53%), dolar Singapura (-0,48%), baht (-0,45%), dan ringgit (-0,30%).Sebagai informasi, mata uang regional tengah bergerak variatif di hadapan dolar AS. Rupiah dan won sementara ini masih tertekan, sedangkan yen, dolar Singapura, yuan, baht, dan dolar Taiwan mampu unggul terhadap dolar AS.Penulis/Editor: Lestari NingsihFoto: Aprillio Akbar