egar meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk tegas menindak ormas-ormas yang radikal di Indonesia.“Pak @jokowi, bapak sudah tinggalkan banyak legacy seperti bapak infrastruktur, bapak rakyat kecil dan banyak lagi,” tulisnya, dalam akun Twitternya, seperti dilihat, Kamis (12/11/2020). Baca Juga: Jokowi Apresiasi Kontribusi Fintech bagi Ekonomi, Tapi...Karena itu, ia meminta agar Kepala Negara tidak meninggalkan legacy yang buruk. Salah satunya takut terhadap ormas-ormas radikal.“Negara harus punya wibawa, jangan diam saja lihat ormas radikal makin hari makin membesar,” tegasnya. Baca Juga: Nggak Kebayang, Orang PDIP Mau Pertemukan Habib Rizieq dan Jokowi, Biar Seperti...Menurut dia, pola awal yang terjadi di Indonesia saat ini sama dengan apa yang terjadi di Suriah, Libya dan Afghanistan.Namun, menurutnya, negara malah diam dan membiarkan paham dan kelompok radikal agama menjadi besar.“Pada saat mereka sudah besar, baru dipukul keras. Akhirnya, serangan balik mematikan. Pada saat negara sadar, ribuan nyawa sudah melayang,” sambungnya.Namun sayangnya, Denny tak menyebut ormas yang dimaksudnya. Tapi, pihaknya menyinggung lumpuhnya bandara.Menurutnya, bandara merupakan salah satu obyek vital. “Saya bayangkan kelak kelompok itu akan dengan mudah masuk dan kuasai Istana Negara dan gedung DPR,” kata dia.“Api kecil itu bisa membesar,” ingatnya.Diketahui sebelumnya, Selasa (10/11), dalam penjemputan Habib Rizieq Shihab, massa pendukung dan simpatisannya memenuhi Bandara Soekarno-Hatta. Penulis: RedaksiEditor: Vicky FadilFoto: Twitter/dennysiregar7