orang terkaya di Brasil, Joseph Safra telah meninggal dunia pada usia 82 tahun. Dia meninggal karena penurunan kesehatan terkait usia tua. Safra adalah keturunan dari keluarga perbankan Suriah.Bersama saudaranya, Moise yang telah tutup usia pada tahun 2014 lalu, ia membangun salah satu bank terbesar di Brasil, Banco Safra. Ia juga memiliki Safra National Bank of New York dan J. Safra Sarasin di Swiss. Bank yang didirikan Safra melayani klien dan deretan perusahaan kaya.Dilansir Forbes di Jakarta, Jumat (11/12/2020) Forbes memperkirakan bahwa kekayaan bersih Joseph Safra mencapai USD23,2 miliar (Rp327 triliun) saat ia meninggal. (kurs Rp14.110/dolar)Baca Juga: Kisah Orang Terkaya: Steven Cohen, Miliarder yang Sukses Berkat Aset ManajemenSafra lahir pada tahun 1938 di Lebanon. Ia adalah seorang pendiam yang sering menghindari sorotan media. Dia dan saudaranya Moise pertama kali muncul di daftar miliarder dunia versi Forbes pada tahun 2000 dengan kekayaan bersama sebesar USD3 miliar.ÂKepemilikan real estat Safra sangat luas, dan mencakup properti komersial di Manhattan, serta kepemilikan di Brasil. Pada tahun 2014, ia membeli gedung pencakar langit di London yang dijuluki Gherkin dengan harga sekitar USD1 miliar.Selain itu, Joseph Safra juga memiliki 50% dari petani pisang Chiquita Brands International; 50% lainnya dimiliki oleh miliarder jus jeruk Brazil Jose Cutrale.Joseph Safra meninggalkan istrinya, Vicky, yang ia nikahi pada tahun 1969. Ia juga meninggalkan empat anak dan 14 cucunya. Putra tertuanya, Jacob, bertanggung jawab atas J. Safra Sarasin di Swiss, Safra National Bank of New York dan kepemilikan real estat di seluruh AS. Putranya, David mengelola Banco Safra di Sao Paulo dan putranya, Alberto telah meninggalkan dewan bank pada tahun 2019.Penulis/Editor: Fajria Anindya UtamiFoto: REUTERS/Eric Gaillard