id-19 di Indonesia, ini seruan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen Doni Monardo:1. Dalam situasi penularan Covid-19 yang masih terjadi, setiap warga negara hendaknya menjalankan protokol kesehatan termasuk secara sukarela untuk dites, ditelusuri kontak eratnya, serta bersedia menjalani perawatan atau karantina jika positif tertular virus corona.2. Testing, Tracing, Treatment (3T, Tes, Telusur, Tindak Lanjut) merupakan langkah untuk mengendalikan penularan Covid-19, di samping upaya pencegahan melalui 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Testing, tracing, dan treatmet merupakan tindakan kemanusiaan dan nondiskriminatif sehingga siapa pun wajib mendukungnya.Baca Juga: Bayi Singapura Dapat Mukjizat, Lahir dengan Antibodi Covid-19 dari Ibu yang Positif Corona3. Satgas meminta sekali lagi kepada masyarakat luas, siapa pun itu, untuk kooperatif sehingga upaya penanganan Covid-19 berhasil menekan kasus. Empati dan dukungan harus diberikan kepada para tenaga kesehatan maupun relawan yang berjibaku menjalankan penanganan kesehatan.4. Saya telah menerima laporan dari Wali Kota Bogor Bapak Bima Arya dan Direktur Utama Rumah Sakit Ummi Andi Tatat. Atas laporan tersebut, Satgas Penanganan Covid-19 sangat menyesalkan sikap Sdr M. Rizieq Shihab yang menolak untuk dilakukan penelusuran kontak mengingat pernah melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19.Kami meminta Sdr. Rizieq sebagai tokoh masyarakat untuk kooperatif dan memberikan teladan dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19. Pemerintah akan melakukan langkah dan tindakan tegas bagi siapapun yang melanggar ketentuan yang membahayakan keselamatan dan kesehatan masyarakat.Penulis: RedaksiEditor: Puri Mei SetyaningrumFoto: Galih Pradipta