Covid-19, Doni Monardo mengatakan, penanganan pandemi virus corona di Tanah Air perlu mengedepankan kearifan lokal. Doni bercerita wabah dengan korban jiwa mencapai jutaan orang juga pernah melanda Indonesia saat masih berada di bawah pemerintahan kolonial Hindia-Belanda.“Sebelumnya juga pernah melanda negara kita waktu itu masih kerajaan-kerajaan di bawah pemerintah kolonial Hindia Belanda yang mana korban jiwa mencapai 4 juta orang,” ungkapnya dalam Rakornas KPI 2020: Penyiaran Dalam Penanggulangan Bencana Nasional Non Alam Covid-19, secara virtual, Senin (2/11/2020).Baca Juga: Kena Covid-19, Sidang Kasus Penyerangan Kantor Charlie Hebdo Ditunda“Padahal penduduk Nusantara terutama Pulau Jawa dan Madura mencapai 35 juta orang. Artinya sekitar 13,3% terjadi angka kematian. Angka yang sangat besar sekali,” kata Doni.Oleh karena itu, Doni mengajak agar belajar dari pengalaman pemerintah kolonial Hindia-Belanda menangani wabah flu Spanyol yang semula orientasinya dalam medis akhirnya berubah kepada pendekatan kultural, pendekatan kebudayaan.“Dalam berbagai kesempatan mengingatkan kepada banyak pihak untuk mengedepankan kearifan lokal,” tutur Doni.Ia menyampaikan pesan dari Presiden Joko Widodo bahwa vaksin terbaik saat ini adalah protokol kesehatan.“Bapak Presiden juga mengatakan sebelum vaksin ini betul-betul bisa disampaikan, divaksinasi kepada masyarakat maka vaksin terbaik adalah protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak hindari kerumunan, dan mencuci tangan sesering mungkin.”“Jadi inilah yang setiap hari harus kita ingat kan karena manusia itu cenderung. Tetapi tidak ada salahnya kita dalam hal menyangkut masalah keselamatan, menyangkut masalah keamanan ya, sedikit cerewet tidak apa-apa demi keamanan,” ucap Doni.Penulis: RedaksiEditor: Fajria Anindya UtamiFoto: Freepik.