mempertahankan kejayaan di hadapan banyak mata uang. Meski sempat unggul dan menekan dolar AS ke Rp14.084, rupiah harus tumbang ke zona merah pada perdagangan spot Selasa, 24 November 2020 siang.Sampai dengan pukul 12.20 WIB, rupiah terkontraksi -0,18% ke level Rp14.157 per dolar AS. Bahkan, sebelumnya rupiah ambruk ke level terdalam di angka Rp14.174 per dolar AS. Tiga mata uang global lainnya pun ikut menyerang rupiah, yakni dolar Australia (-0,52%), poundsterling (-0,23%), dan euro (-0,23%). Baca Juga: Bukan Sulap Bukan Sihir, Keuntungan  Bank Sinarmas  (JK:BSIM) Bertambah 800% Lebih dalam Sembilan Bulan!Hampir semua mata uang Asia juga membuat rupiah berdarah-darah, kecuali baht (0,26%) dan dolar Taiwan (0,02%). Sang Garuda kini tengah tunduk terhadap won (-0,55%), yen (-0,22%), dolar Singapura (-0,19%), dolar Hong Kong (-0,16%), yuan (-0,09%), dan ringgit (-0,06%).  Baca Juga: Lawan Rupiah Si Kecil-Kecil Cabe Rawit, Dolar AS Mundur Alon-Alon!Asal tahu saja, mata uang Paman Sam bergerak variatif dengan kecenderungan tertekan. Dolar AS tak kuasa melawan dolar Singapura, won, yen, franc, dolar Kanada, dolar New Zealand, poundsterling, euro, dan dolar Australia.Penulis/Editor: Lestari NingsihFoto: Aprillio Akbar