awan dolar AS dan mata uang global di kisaran Rp14.000-an per dolar AS pada perdagangan spot Jumat, 11 Desember 2020. Lonjakan Covid-19 yang tak ada habisnya dan mendekati 600.000 kasus menjadi sentimen buruk bagi rupiah.Terhitung sampai Kamis, 10 Desember 2020, angka positif tercatat sebesar 598.933 kasus. Dilansir dari RTI, rupiah kini menjadi mata uang terlemah, baik secara regional maupun global. Rupiah sempat anjlok hingga ke level terdalam di angka Rp14.095 per dolar AS. Baca Juga: Yang Mau Berburu Emas Antam (JK:ANTM) Merapat, Mumpung Hari Ini Ada Diskon Harga!Sampai dengan puku 10.05 WIB, rupiah terkoreksi -0,34% ke level Rp14.047 per dolar AS. Sang Garuda juga tumbang signifikan di hadapan dolar Australia (-0,64%), poundsterling (-0,55%), dan euro (-0,44%). Baca Juga: Bukan Kaleng-Kaleng! Harga Emas Hari Ini, 11 Desember 2020: Oleng Berjemaah!Pada saat yang bersamaan, rupiah jatuh sebagai mata uang paling lemah se-Asia. Dengan kata lain, rupiah keok melawan ringgit (-0,72%), yen (-0,54%), yuan (-0,51%), dolar Taiwan (-0,42%), dolar Singapura (-0,40%), dolar Hong Kong (-0,33%), baht (-0,26%), dan won (-0,23%).Penulis/Editor: Lestari NingsihFoto: Akbar Nugroho Gumay