secara resmi mengubah istilah social distancing menjadi physical distancing. Perubahan ini dilakukan karena istilah lama kurang menggambarkan maksud dan tujuan yang diharapkan.Namun kedua istilah ini dapat dikatakan merupakan perintah yang sama untuk menjaga jarak, tidak berkerumun, bekerja maupun belajar di rumah, dan tidak berkunjung ke tempat orang lain. Usaha-usaha tersebut dilakukan untuk meminimalisir potensi penularan Covid-19.Baca Juga: Beda dengan Usia Muda, Ini Gejala Covid-19 di LansiaDengan pengubahan social distancing menjadi physical distancing oleh WHO diharapkan masyarakat global menjaga jarak fisik, bukan memutus kontak sosial dengan keluarga atau orang lain. Physical distancing mampu mengurangi dan mencegah penularan yang lebih besar.Simak informasi lebih lengkap tentang physical distancing di dalam infografis berikut ini.Penulis: RedaksiEditor: Cahyo PrayogoFoto: Aprillio Akbar