m - Pemerintah akan memutuskan wilayah prioritas vaksinasi virus corona dua hari mendatang bersama dengan pemerintah daerah, sementara Lembaga Penjamin Simpanan menetapkan tingkat bunga penjaminan turun 50 bps untuk simpanan dalam rupiah, serta simpanan rupiah di BPR, sedangkan valuta asing di bank umum turun 25 basis poin, Direktoral Jendral Pajak mencatat realisasi pemungutan pajak pertambahan nilai (PPN) asing terus meningkat dengan nilai Rp297 miliar pada bulan Oktober, sedangkan ekonomi digital Indonesia diprediksi menyentuh angka $44 miliar pada tahun 2020 dan melonjak ke $124 miliar pada tahun 2025 atau nyaris tiga kali lipat dari tahun ini, sementara data dari BPS menunjukan 29,12 juta penduduk usia kerja di Indonesia dan sebanyak 88% perusahaan terdampak pandemi dalam 6 bulan terakhir.1. Prioritas wilayah vaksinasi akan ditetapkan pekan iniMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan pemerintah akan memutuskan wilayah yang menjadi prioritas vaksinasi virus corona dua hari mendatang yang akan didiskusikan terlebih dahulu bersama dengan pemerintah daerah (pemda).Termasuk opsi memprioritaskan pemberian vaksin bagi warga yang berada di zona merah yang tingkat kematian dan penularannya tinggi.Namun pemerintah tetap akan memprioritaskan pemberian vaksin kepada penduduk usia 18-59 tahun. Pertimbangannya, vaksin Sinovac yang akan digunakan pada vaksinasi tahap awal ini diujicobakan pada penduduk rentang usia 18-59 tahun.2. LPS turunkan tingkatkan bunga penjaminan 50 bpsLembaga Penjamin Simpanan (LPS) telah menetapkan tingkat bunga penjaminan turun 50 bps untuk simpanan dalam rupiah, serta simpanan rupiah di BPR, sedangkan valuta asing di bank umum turun 25 basis poin.Untuk selanjutnya, tingkat bunga penjaminan LPS untuk simpanan berjangka bank umum rupiah menjadi 4,50%, dan valas menjadi 1,00%. Sementara untuk bank perkreditan rakyat menjadi 7,00%, yang kesemuanya berlaku sejak tanggal 25 November 2020.Menurut LPS, kebijakan penurunan Tingkat Bunga Penjaminan simpanan diambil didasarkan beberapa pertimbangan, antara lain arah suku bunga simpanan perbankan yang masih menunjukkan tren penurunan, kondisi dan prospek likuiditas yang relatif stabil serta perkembangan terkini dari kondisi stabilitas sistem keuangan dan perekonomian.3. Pajak PPN asing Oktober Rp 297 MDirektoral Jendral Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat realisasi pemungutan pajak pertambahan nilai (PPN) dari pengguna platform digital seperti Netflix, Spotify, Facebook, dan lainnya terus meningkat yang pada Oktober meningkat 306% dari September, dengan nilai Rp297 miliar.Kenaikan cukup signifikan itu disebabkan oleh PMSE (perdagangan melalui sistem elektronik) asing yang ditunjuk sebagai pemungut PPN semakin banyak. pada bulan November, PMSE yang ditunjuk menjadi 24 platform, atau bertambah 8 platform dari Oktober 2020, yang nantinya akan bertambah  di bulan Desember.4. Sektor dagang elektronik RI 2020 diprediksi sebesar US$ 44 jutaEkonomi digital Indonesia diprediksi menyentuh angka $44 miliar pada tahun 2020 dan melonjak ke $124 miliar pada tahun 2025 atau nyaris tiga kali lipat dari tahun ini, mengutip laporan e-Conomy SEA yang disusun Google, Temasek, dan Bain & Company.Tercatat sektor dagang elektronik tumbuh 54% menjadi US$32 miliar pada 2020, dari US$21 miliar pada 2019 yang didorong aktivitas masyarakat Indonesia yang mencoba berjualan di kanal digital. Google mencatat terdapat pertumbuhan hingga 5 kali lipat jumlah supplier lokal yang berjualan daring karena pandemi.Sementara sektor perjalanan dan transportasi mengalami penyusutan pada kuartal II-2020 secara tahunan masing-masing sebesar 18% dan 24%, dengan total GMV masing-masing sebesar US$5 miliar dan US$3 miliar.Untuk Indonesia, cakupan ekonomi internet selain e-commerce antara lain online travel, online media, transportasi dan layanan pesan antar makanan, digital finance service, edutech dan layanan kesehatan atau telemedicine.5. Ada 29 juta pengangguran di RI terdampak pandemiData Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan lonjakan Covid-19 mengakibatkan 29,12 juta penduduk usia kerja di Indonesia terdampak pandemi dengan rincian yang tak terserap lapangan pekerjaan mencapai 2,56 juta jiwa, bukan angkatan kerja 0,76 juta jiwa, tidak bekerja karena terdampak corona sebesar 1,77 juta jiwa, serta yang bekerja dengan pengurangan jam kerja mencapai 24,03 juta orang.Selain berdampak pada perubahan angka ketenagakerjaan, Covid-19 juga mempercepat proses transformasi yang telah berlangsung akibat digitalisasi membuat industri menerapkan work from home (WFH) dan memaksa masyarakat beradaptasi dengan perubahan.Sementara untuk Perusahaan, dari 1.105 perusahaan di 32 Provinsi Indonesia yang disurvei Kemnaker, sebanyak 88% terdampak pandemi dalam 6 bulan terakhir. Bahkan, 9 dari 10 perusahaan di Indonesia terdampak langsung pandemi Covid-19.Sebanyak 25,6% perusahaan merumahkan pekerja, 17,8% perusahaan memberlakukan PHK dan 10% perusahaan yang melakukan keduanya.