m - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian telah mengeluarkan instruksi penegakan prokes (protokol kesehatan) kepada kepala daerah menegaskan konsistensi kepatuhan  Covid-19 yang jika dilanggar bisa berujung pada pemecatan, Kementerian BUMN menargetkan perusahaan pelat merah bisa bersaing di kancah global pada 2021, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta asosiasi fintech, aktif menyelesaikan sengketa antara konsumen dengan anggotanya, Google menyiapkan Rp 155 miliar untuk membantu pemulihan ekonomi Indonesia di tengah pandemi corona berupa bantuan modal bagi UMKM dan pelatihan untuk mengurangi pengangguran, Bursa Berjangka Jakarta menyatakan target transaksi kontrak bilateral sepanjang 2020 telah terpenuhi  yang didorong peningkatan harga emas dan kopi.1. Kepala daerah langgar UU Prokes beresiko dipecatMenteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR hari Rabu menyatakan telah mengeluarkan instruksi tentang penegakan prokes (protokol kesehatan) untuk menegaskan konsistensi kepatuhan (pencegahan) Covid-19 dan mengutamakan keselamatan rakyat.Menurut Tito, semua gubernur, bupati, dan wali kota wajib mengikuti instruksi ini karena ada risiko jika UU dilanggar maka sanksinya bisa berujung pada pemecatan sesuai dengan Pasal 78.Selain itu, Tito juga meminta kepala daerah proaktif, tidak hanya responsif-reaktif, dalam merespons kerumunan massa. Sebab, mencegah lebih baik daripada menindak termasuk membubarkan kerumunan massa, serta tidak mengikuti kerumunan massa.2. Kementerian BUMN siapkan Indonesia incorporatedKementerian BUMN menargetkan perusahaan pelat merah bisa bersaing di kancah global pada 2021 setelah melewati serangkaian langkah penyehatan mulai dari restrukturisasi, perombakan jajaran direksi dan komisaris, hingga membentuk holding sepanjang tahun ini.Untuk mewujudkan target itu, Kementerian BUMN menyiapkan tiga tahap pengembangan, Pertama, membentuk Indonesia Incorporated, Kedua, membenahi rantai pasok dan membuka peluang pasar di luar negeri, terutama di pasar strategis dan ketiga, masuk pasar global.Saat ini, sebanyak 17 BUMN sudah memiliki kantor perwakilan di luar negeri, yang berjumlah 83 kantor cabang BUMN yang tersebar di 26 negara.3. OJK minta asosiasi fintech tegakkan SROOtoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta asosiasi fintech, terutama di bidang peer to peer lending (P2P) atau pinjaman online (pinjol), aktif dalam menyelesaikan sengketa antara konsumen dengan anggotanya sebagai bentuk self regulatory organization (SRO) dan agar semua permasalahan yang dialami nasabah tak melulu lari ke OJK.Selain itu, OJK juga meminta asosiasi pinjol memastikan market conduct berjalan dengan baik karena hampir sebagian besar masyarakat Indonesia yang terkoneksi dengan fintech memiliki tingkat literasi keuangan hanya 35,51%. Di sisi lain, tingkat inklusi keuangan mencapai 76,19%.Asosiasi juga tak boleh abai dalam mendesain, menyusun dan menyampaikan informasi, menawarkan, membuat perjanjian, atas produk atau layanan serta penyelesaian sengketa dan penanganan pengaduan secara tepat.4. Google siapkan dana bantu UMKM RIGoogle menyiapkan dana US$ 11 juta atau sekitar Rp 155 miliar untuk membantu pemulihan ekonomi Indonesia di tengah pandemi corona berupa bantuan modal bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan pelatihan untuk mengurangi pengangguran.Untuk pelaksanaannya Google Indonesia berkolaborasi dengan organisasi non-profit Kiva dengan memberikan bantuan pinjaman berbunga rendah dengan nilai keseluruhan US$ 10 juta kepada UMKM.Selain itu, Google membuat program pelatihan keterampilan dan membuka akses bagi generasi muda yang mencari pekerjaan bekerjasama dengan Yayasan Plan International Indonesia dan menyiapkan anggaran sebesar US$ 1 juta dengan target bisa menjangkau lebih dari 5.000 orang peserta yang berlangsung selama dua tahun.5. BBJ capai target transaksi 2020Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) menyatakan target transaksi kontrak bilateral sepanjang 2020 telah terpenuhi pada November 2020 yang didorong oleh peningkatan harga emas dan kopi di tengah pandemi virus corona (Covid-19).Berdasarkan data BBJ, hingga 16 November 2020, total transaksi telah mencapai 8,252 juta lot atau melebihi 0,03% dari target awal 8,25 juta lot, sementara volume transaksi untuk kontrak multilateral telah mencapai 83% atau 1,35 juta lot dari target 1,75 juta lot. dan untuk kontrak bilateral transaksinya mencapai 6,8 juta lot, melebihi target 2020 senilai 6,5 juta lot.Melonjaknya transaksi dipicu oleh naiknya harga emas dan permintaan kopi di pasar lokal dan juga revitalisasi kontrak Olein 10.