dapat durian runtuh dengan keunggulan terhadap dolar AS selama empat hari berturut-turut. Bahkan, situasi domestik yang kurang kondusif usai aksi demo yang berakhir ricuh tak membuat rupiah  mundur dari kisaran Rp14.600 per dolar AS.Baca Juga: Ini Baru Namanya Emas Antam (JK:ANTM), Berkilau! Nih Daftar Harga Emas Per 9 Oktober 2020Ditambah lagi, tarik ulur stimulus fiskal di Amerika Serikat (AS) memberi keuntungan tambahan bagi rupiah sehingga menekan dolar AS hingga ke level terbawah di Rp14.630 pada Jumat pagi.ÂBaca Juga: Bravo! Berkat Jokowi, Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Berani Unjuk GigiSampai dengan saat ini, rupiah bertahan dengan apresiasi 0,37% ke leve Rp14.631 per dolar AS. Bukan cuma itu, tiga mata uang global lainnya ikut bersimpuh di hadapan rupiah, yaitu dolar Australia (0,23%), poundsterling (0,25%), dan euro (0,26%).Begitu pun juga dengan mata uang regional. Menempati posisi puncak Asia, rupiah terapresiasi di hadapan ringgit (0,40%), dolar Hong Kong (0,37%), dolar Singapura (0,28%), yen (0,23%), baht (0,21%), dolar Taiwan (0,10%), won (0,08%), dan yuan (0,05%).Penulis/Editor: Lestari NingsihFoto: Sigid Kurniawan