Jeff Bezos, Blue Origin telah membentuk dewan penasehat baru yang terdiri dari mantan pejabat Pentagon dan NASA (JK:NASA). Perusahaan ini tengah bersaing untuk mendapatkan kontrak pemerintah yang menguntungkan dan menyiapkan roket orbital pertamanya untuk debut tahun depan.Dilansir dari Reuters di Jakarta, Rabu (2/12/2020) dewan yang terdiri dari tujuh orang itu akan memberikan nasihat strategis tentang misi perusahaan secara radikal dan mengurangi biaya akses ke ruang angkasa dan pemanfaatan sumber daya dalam ruang.Blue Origin didirikan pada tahun 2000 oleh Bezos. Mereka telah meluncurkan dan mendaratkan roket suborbitalnya New Shepard lebih dari selusin kali, dan bertujuan untuk menyelesaikan pengembangan roket orbital pekerja keras yang jauh lebih besar, New Glenn pada tahun depan.Baca Juga: Valuasi Tesla Melambung, Elon Musk Buka Peluang Merger dengan Toyota CsBezos memiliki tujuan untuk memberi pelanggan pemerintah dan swasta akses berbiaya rendah ke luar angkasa, meskipun cara ini dianggap mengikuti SpaceX milik miliarder saingannya, Elon Musk.Sejauh ini, Blue telah bersaing untuk mendapatkan kontrak pemerintah yang menguntungkan dalam beberapa tahun terakhir. Pesaingnya adalah SpaceX dan Dynetics milik Leidos untuk memenangkan kontrak membangun sistem pendaratan manusia di Bulan oleh NASA berikutnya.Blue Origin telah menerima USD220 juta dari USD500 juta penghargaan pengembangan dari Angkatan Udara pada tahun 2018. Penghargaan ini diberikan untuk membantu New Glenn dalam peluncuran militer.Namun, perusahaan Bezos ini kalah dari SpaceX dan Boeing-Lockheed United Launch Alliance dalam kontrak Angkatan Udara multi-miliar dolar berikutnya guna meluncurkan muatan militer ke luar angkasa selama lima tahun ke depan.Penulis/Editor: Fajria Anindya UtamiFoto: Detik.com