tak rekor kekayaan hingga menembus angka USD1,5 triliun atau setara dengan Rp22.025 triliun di tengah pandemi Covid-19. Angka tersebut bahkan lebih banyak dari gabungan lima tahun terakhir. Hal ini terjadi karena e-commerce dan game berkembang pesat selama pandemi corona yang membuat orang-orang harus berdiam diri di rumah.Pemenang terbesarnya siapa lagi kalau bukan para taipan teknologi. Yang merajai peringkat pertama, masih dikuasai oleh pendiri Alibaba, Jack Ma. Berikut ulasan lengkapnya!Baca Juga: Ekonomi China Bangkit, Harta Para Miliardernya Ikut Tembus Rp22.025 T!1. Jack MaPendiri raksasa e-commerce Alibaba, Jack Ma masih mempertahankan posisinya sebagai taipan terkaya China. Hal ini berkat lonjakan permintaan belanja online dan layanan lainnya selama pandemi virus corona, berdasarkan laporan survei Hurun.Saat ini, Jack Ma juga tengah menanti IPO dari fintech yang ia dirikan, Ant Group yang membawahi Alipay. Dikabarkan bahwa Ant Group ingin menampung USD150 miliar (Rp2.196 triliun). Apabila Ant Group telah IPO, kekayaan Jack Ma akan ikut melambung. Hari ini saja, berdasarkan Bloomberg Billionaires Index, kekayaan Jack Ma telah mencapai USD61 miliar (Rp893 triliun).2. Pony Ma HuatengPendiri Tencent, Pony Ma Huateng, berada di belakang Jack Ma. Tencent yang dimiliki Pony Ma mengoperasikan layanan pesan WeChat dan berbagai game online. Berdasarkan Bloomberg Billionaires Index, kekayaan Pony Ma hari ini mencapai USD56,4 miliar (Rp826 triliun).3. Eric YuanTaipan teknologi asal China yang menetap di AS, Eric Yuan melalui Zoom yang ia dirikan juga sukses kuasai dunia di tengah pandemi Covid-19. Hal ini lantaran orang-orang beraktivitas di dalam rumah, bekerja dari rumah hingga sekolah dari rumah. Kebanyakan dari mereka menggunakan layanan Zoom Video Conference yang didirikan oleh Eric Yuan.Meski sempat tersandung skandal keamanan data pengguna, namun tampaknya tak memengaruhi kehadiran Zoom. Lihat saja kekayaan Eric Yuan tetap meroket hingga USD27 miliar (Rp395 triliun), menurut Bloomberg Billionaire Index.4. Lei JunPemilik merek Smartphone Xiaomi, Lei Jun kekayaannya ikut meningkat lebih dari dua kali lipat di tengah pandemi corona menjadi USD21,6 miliar (Rp316 triliun). Xiaomi sendiri telah menjad produsen smartphone terbesar ketiga di dunia diikuti oleh Lenovo dan LG yang berada di urutan keempat dan kelima. Samsung hingga kini masih tetap di urutan pertama meski produksinya menurun dan diikuti Apple di urutan kedua. Pada tahun 2014, Xiaomi menjadi vendor smartphone terbesar di China melampaui Samsung.Penulis/Editor: Fajria Anindya UtamiFoto: TechCrunch