Internasional (International Monetary Fund/IMF) menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia dari minus 0,3% menjadi minus 1,5% dan juga merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global berkurang 0,8% menjadi –4,4% pada tahun 2020.IMF mengatakan dalam laporan World Economic Outlook (WEO) Oktober 2020 prospek pertumbuhan ekonomi di negara berkembang, kecuali Cina, terus memburuk mengutip CNN Indonesia Rabu (14/10).Kondisi ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor, meliputi penyebaran pandemi covid-19 yang terus berlanjut, sektor kesehatan yang kewalahan menangani perkembangan kasus, serta sektor penting yang terdampak parah seperti pariwisata, termasuk ketergantungan lebih besar pada keuangan eksternal, termasuk remittance.Namun, IMF memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia berbalik arah menguat menjadi 6,1% di 2021. Selanjutnya, pertumbuhan ekonomi diperkirakan kembali ke level 5,1% pada 2025.Dibandingkan dengan negara 5 besar di Asia Tenggara, proyeksi ekonomi Indonesia berada di level moderat. IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Malaysia minus 6% pada 2020, kemudian membaik 7,8% di 2021. Lalu, Thailand minus 7,1% pada 2020, kemudian membaik 4% di 2021.Secara global menurut laporan Kontan Selasa (13/10), International Monetary Fund (IMF) menyebutkan pertumbuhan ekonomi secara global diproyeksikan menjadi di angka  –4,4% pada tahun 2020. Proyeksi tersebut turun 0,8 poin sejak revisi proyeksi World Economic Outlook (WEO) pada bulan Juni 2020.Proyeksi yang lebih kuat di tahun 2020 dengan  proyeksi baru dari  WEO pada bulan Juni 2020 mencerminkan efek dari dua faktor yakni dorongan dari PDB kuartal kedua yang lebih baik dari yang diantisipasi  dan penurunan kasus dari tindakan social distancing.Adapun proyeksinya juga menunjukkan bahwa pemulihan pada kuartal ketiga tahun 2020 akan menguat. Pemulihan tersebut diperkirakan menguat secara bertahap selama tahun 2021.Sedangkan, di tahun 2021, IMF proyeksikan pertumbuhan ekonomi global di angka 5,2% pada tahun 2021. Revisi ini lebih rendah 0,2 poin dari Pembaruan WEO Juni 2020.