ngatan keras kepada pendukung Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab. Ia meminta aparat untuk bertindak tegas jika para pendukung Habib Rizieq membuat onar.Namun, ia menyebutkan bahwa tidak ada pengamanan khusus terkait kepulangan Habib Rizieq 10 November mendatang. Baca Juga: Nah Lho, Polda Metro Akui Kasus Habib Rizieq Banyak yang Mangkrak, Tanda-Tanda Bakal..“Yang penting jangan membuat kerusuhan karena Habib Rizieq itu mau pulang dengan revolusi akhlak. Nah kalau membuat kerusakan, itu berarti bukan pengikutnya Habib Rizieq,” katanya, Kamis (5/11/2020). Baca Juga: Habib Rizieq Pulang 4 Hari Lagi, Mahfud sampai Bawa-bawa Hukum FiqihLanjutnya, ia mengingatkan kepada para pendukung Habib Rizieq untuk tidak mencoba-coba berbuat rusuh. Sebab, para aparat keamanan akan tidak segan-segan melakukan tindakan.“Kita sikat gitu kalau dia buat kerusuhan,” tegasnya.Ia juga berharap para pengikut Habib Rizieq bisa tertib karena pemerintah sedang dalam kampanye dan sosialisasi protokol kesehatan melawan virus corona atau Covid-19.“Protokol kesehatan supaya dipatuhi agar tidak saling memudhorotkan. Kalau dalam hukum fiqih itu la dhoro wala dhiror. Jangan saling menyulitkan antara orang. Jadi Anda jaga dan orang lain jaga. Silakan,” tuturnya.Diketahui sebelumnya, Habib Rizieq mengumumkan bahwa kepulangannya ke Indonesia pada 10 November 2020 mendatang. Ia bersama keluarga akan terbang dari Jeddah, Arab Saudi menuju Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang pada Senin (9/11).“Insyaallah saya dan keluarga hari Senin tanggal 9 November 2020 pukul 09.30 waktu Saudi akan terbang dari Bandara Jeddah dengan pesawat Saudi Arabia Airlines nomor penerbangan SV 816,” kata Habib Rizieq di kanal Youtube Front TV, Rabu (4/11).Penulis: RedaksiEditor: Vicky FadilFoto: Sufri Yuliardi