hri Hamzah ikut menanggapi kepulangan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab, Selasa (10/11).Ia pun ikut menuliskan tagar #WelcomeHomeHRS dalam postingannya di Twitter. “Ada seorang tokoh, diakui atau tidak, ia disambut kedatangannya. Perpisahannya mengharukan dan pertemuannya dinantikan,” katanya, dalam akun Twitternya, Senin (9/11/2020). Baca Juga: Pak Mahfud, Habib Rizieq Pulang Mau Revolusi Akhlak, Bakal Dibiarkan Tuh?Lanjutnya, ia mempertanyakan mengapa pemerintah tidak ikut gembira atas kepulangan Habib Rizieq. Baca Juga: Saat Pertama Injak Kaki di Bandara Soetta, Habib Rizieq Langsung Beraksi!“Mengapa pemimpin negara tidak ikut pada perasaan sukacita bangsa? Apa yang menghalanginya mengucapkan selamat datang kembali ke tanah air?,” sambungnya.Karena itu, ia meminta pemerintah dan masyarakat untuk tidak mempertahankan kebencian masa lalu. “Pemimpin negara harus dewasa. Kita tidak akan bisa terus menerus mempertahankan sisa-sisa dengki padahal kita sedang mencari alasan untuk bersatu,” kata Fahri.“Pemimpin harus ada kerelaan untuk menelan malu akibat kecerobohan masa lalu,” tambah dia.Lebih lanjut, ia menyarankan agar pemerintah mmelakukan rekonsiliasi untuk mengakhiri konflik masa lalu.“Marilah kita pikirkan rekonsiliasi besar setelah konflik aliran yang melelahkan. Kita belajar dari Amerika Serikat gak usah malu, presiden terpilih @JoeBiden memakai Tagline #TimeToHeal ini waktu untuk mengobati luka hati yang twk jelas. Ayolah kita bisa bersatu. #WelcomeHomeHRS,” tandas Fahri Hamzah.Penulis: RedaksiEditor: Vicky FadilFoto: Sufri Yuliardi