lalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI menegaskan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak akan naik pada tahun depan. Meski tidak mengalami kenaikan, Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 ASN tetap diberikan.Direktur Harmonisasi Peraturan Penganggaran Direktorat Jendral Anggaran Kemenkeu Didik Kusnaini mengatakan kebijakan gaji PNS tahun depan masih sama dengan 2020 ini seperti dikutip dari CNN Indonesia Kamis (05/11).Meski tak naik, Didik menyampaikan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 ASN akan diberikan full dan tak dihilangkan seperti di tahun atau saat keuangan negara tertekan dampak pandemi covid-19.Hal tersebut sama seperti yang sebelumnya disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Sri Mulyani pernah mengatakan bahwa pemerintah memastikan pemberian gaji ke-13 ASN akan diberikan secara penuh.Lebih lanjut mengutip laporan Kontan Rabu (045/11), Direktur Jenderal (Dirjen) Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani menegaskan, pada tahun 2021 tidak ada kebijakan kenaikan gaji pokok atau pensiun pokok. Tapi, tetap ada pemberian tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 yang berlaku juga bagi pensiunan.Sementara itu, pemerintah juga berkomitmen mendorong daya beli masyarakat melalui program pemulihan ekonomi nasional (PEN) 2021 melalui pos perlindungan sosial yang dianggarkan sebesar Rp 110,2 triliun. Jumlah ini lebih rendah sekitar 45,9% daripada anggaran dalam program PEN 2020 senilai Rp 203,9 triliun.Anggaran perlindungan sosial tersebut digunakan untuk PKH bagi 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM), kartu sembako kepada 18,8 juta KPM, bansos tunai bagi 10 juta KPM, bantuan langsung tunai (BLT) dana desa, dan kartu pra kerja.