nam, Tran Dinh Long kembali menjadi miliarder dunia. Pendiri sekaligus Ketua Hoat Phat Corporation ini kembali merasakan kekayaannya mencapai USD1,4 miliar (Rp20 triliun) usai melipatgandakan keuntungan saham perusahaannya.Dilansir dari Forbes di Jakarta, Selasa (3/11/2020) Tran bersama istri dan anaknya memiliki 34 persen dari Hoa Phat yang saham perusahaannya melonjak berkat kinerja perseroan yang meningkat sepanjang tahun ini.Baca Juga: Hartanya Hangus Rp99 Triliun, Posisi Mukesh Ambani dari Miliarder Dunia Anjlok!Pada September lalu, Hoa Phat melaporkan kenaikan pendapatannya sekitar 40 persen menjadi USD2,8 miliar (Rp40,9 triliun). Laba bersih pun meningkat 65 persen menjadi USD385 juta (Rp5,6 triliun).Analis memperkirakan pernah ada kompleks baja baru di provinsi Dung Quat senilai USD2,6 miliar (Rp37 triliun). Quang Ngai beroperasi penuh pada awal 2021 nanti dan pangsa baja konstruksi Hoa Phat akan meningkat menjadi 35 persen dari 30 persen.Pria kelahiran Hanoi ini memulai karir menjadi distributor peralatan dan suku cadang di Hoa Phat sejak tahun 1992. Ia pun mengembangkannya menjadi pembuat peralatan kantor, pipa baja dan baja konstruksi. Perusahaan pun IPO pada tahun 2007.Tercatat pada tahun 2015, perusahaan melakukan diversifikasi ke dalam pertanian. Hingga saat ini dilaporkan telah menyumbang 12 persen untuk pendapatan dan 15 persen untuk laba bersih. Ekspansi Hoa Phat terjadi pada 2017 dengan proyek Dung Quat 4 juta ton.Industri baja Vietnam dinyatakan siap tumbuh dengan peningkatan investasi infrastruktur ditambah dengan kebangkitan ekonomi. Terlepas dari pandemi, Hoa Phat adalah salah satu di antara beberapa perusahaan besar Vietnam yang mendapat manfaat dari upaya sukses pemerintah untuk mengendalikan wabah virus corona.Penulis/Editor: Fajria Anindya UtamiFoto: Unsplash/Matt W Newman