m - Indonesia berencana mulai melakukan vaksinasi di minggu ketiga Desember 2020 dan saat ini uji kelayakan vaksin hasil kerja sama Sinovac dan Bio Farma sudah masuk uji klinis fase ketiga, sementara Bank Indonesia mendorong layanan fintech dompet digital untuk terintegrasi dengan perbankan untuk memperkuat sistem pembayaran digital serta mencegah praktik shadow banking, kementerian keuangan menemukan hingga pertengahan Oktober ada dana sebesar Rp 239 triliun milik pemerintah daerah yang masih mengendap di rekening kas umum daerah (RKUD), IHS Markit mencatat kondisi sektor manufaktur di Indonesia memburuk pada awal kuartal IV-2020, tercermin dari Purchasing Managers’ Index yang masih dalam fase kontraksi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sedang fokus mengembangkan pangsa pasar exchange trade fund (ETF)  yang saat ini mencapai 45 produk yang diterbitkan 22 manajer investasi dan diperdagangkan melalui 7 dealer partisipan.1. Vaksin Covid diberikan minggu ketiga DesemberIndonesia berencana mulai melakukan vaksinasi di minggu ketiga Desember 2020 dan saat ini uji kelayakan vaksin hasil kerja sama Sinovac dan Bio Farma sudah masuk uji klinis fase ketiga yang digelar di Bandung, Jawa Barat dan selanjutnya akan menggunakan persetujuan penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan.Untuk tahap awal rencananya akan diberikan ke 9 juta orang dibeberapa wilayah yang dinilai berkontribusi pada tingginya jumlah infeksi dan diharapkan pada awal 2021 Bali bisa menjadi zona hijau.2. BI dorong kolaborasi bank dan fintechBank Indonesia akan mendorong layanan fintech dompet digital untuk terintegrasi dengan perbankan untuk memperkuat sistem pembayaran digital serta mencegah praktik shadow banking.Nantinya penyelenggara jasa sistem pembayaran (PJSP) nonbank akan bergabung dan dipimpin oleh sektor perbankan, ini merupakan salah satu upaya BI mengembangkan dan mengatur agar tidak terjadi kerancuan penyelenggaraan antara PJSP bank dan nonbank.3. Rp 239 triliun dana milik pemda mengendapKementerian keuangan menemukan hingga pertengahan Oktober lalu ada dana sebesar Rp 239 triliun milik pemerintah daerah (Pemda) yang masih mengendap di rekening kas umum daerah (RKUD).Pemerintah pusat menyesali adanya dana mangkrak tersebut. Padahal, dana yang mengendap di bank bisa digunakan Pemda untuk menciptakan aktivitas ekonomi di tingkat daerah demi mendongkrak pertumbuhan ekonomi 2020 yang sedang terdampak pandemi virus corona (Covid-19).4. Kondisi sektor manufaktur kian memburukIHS Markit mencatat kondisi sektor manufaktur di Indonesia memburuk pada awal kuartal IV-2020, hal ini tercermin dari Purchasing Managers’ Index yang masih dalam fase kontraksi meski sedikit naik dari posisi 47,2 pada bulan September ke 47,8 pada bulan Oktober.Berdasarkan data itu diperkirakan produsen barang Indonesia masih terus berjuang menghadapi lemahnya permintaan, biaya tambahan yang naik, dan pembatasan terkait Covid-19 yang terus berlanjut sehingga berdampak pada pengurangan kapasitas dan investasi agar dapat terus bertahan.5. BEI fokus kembangkan pasar ETFPT Bursa Efek Indonesia (BEI) sedang fokus mengembangkan pangsa pasar exchange trade fund (ETF) di Indonesia, merujuk pada data per akhir September 2020, jumlah ETF mencapai 45 produk yang diterbitkan 22 manajer investasi dan diperdagangkan melalui 7 dealer partisipan.Jumlah ini terus meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Pada 2017 hanya ada 14 ETF, kemudian di 2018 terdapat 24 ETF, pada 2019 naik menjadi 38 ETF.Untuk mengantisipasi tren tersebut BEI mengembangkan pasar ETF di dalam negeri secara sistematis, mulai dari menambah produk, mengajak lebih banyak anggota bursa untuk jadi dealer participant, dan memberikan insentif agar MI dan AB tertarik untuk menerbitkan lebih banyak ETF.