m - Presiden Joko Widodo memperkirakan pertumbuhan ekonomi minus sekitar 3% pada kuartal III-2020 namun situasi ekonomi Indonesia masih lebih baik dibandingkan dengan negara lain, AS mengumumkan perpanjangan pemberian fasilitas potongan bea masuk bagi sejumlah produk Indonesia, total pendanaan startup Indonesia hingga kuartal III-2020 mencapai USD 1,9 miliar atau Rp 26,6 triliun ke 52 startup, PLN berencana mengonversi 2.130 PLTD  menjadi pembangkit energi baru dan terbarukan dengan total konversi 2 gigawatt (GW) dan OJK optimis tingkat kredit bermasalah di industri perbankan Indonesia tidak akan lebih dari 5% tahun ini. Inilah sejumlah berita ekonomi dan bisnis hari Senin yang perlu diketahui.1. Pertumbuhan ekonomi di kuartal III-2020 minusPresiden Joko Widodo memperkirakan pertumbuhan ekonomi minus sekitar 3% pada kuartal III-2020 yang berarti Indonesia telah resmi masuk resesi setelah pada kuartal sebelumnya laju ekonomi minus 5,32%.Selain itu, Jokowi menyatakan realisasi investasi juga turun pada kuartal III-2020 yang diperkirakan minus lebih dari 5%.Meski negatif, Jokowi mengklaim angkanya tetap lebih baik dari realisasi kuartal II-2020 yang minus mencapai 5,32%, serta disampaikan bahwa situasi ekonomi Indonesia masih lebih baik dibandingkan dengan negara lain.2. Fasilitas GSP diperpanjang investasi dan ekspor ke AS cerahSebelumnya AS secara resmi telah mengumumkan perpanjangan pemberian fasilitas potongan bea masuk bagi sejumlah produk Indonesia yang disampaikan oleh United States Trade Representative (USTR) setelah melakukan review.Presiden Joko Widodo optimis perpanjangan fasilitas Generalized System of Preference (GSP) dari Amerika Serikat (AS) akan berdampak pada ekspor dan investasi, menurutnya karena ada fasilitas GSP mendirikan industri, pabrik, perusahaan di Indonesia akan jadi lebih menarik karena untuk masuk ke AS kita diberikan potongan be masuk.3. Pendanaan startup di kuartal III-2020 turunAmvesindo mengatakan total pendanaan startup hingga kuartal III-2020 mencapai USD 1,9 miliar atau Rp 26,6 triliun ke 52 startup yang didominasi kategori fintech, education technology, software as a service, new retail, logistic, hingga e-commerce.Angka USD 1,9 miliar dinilai masih cukup besar meski mengalami penurunan dibanding 2019 yang ketika itu total pendanaannya mencapai USD 2,9 miliar, dan hingga akhir total pendanaan startup hingga akhir kuartal IV-2020, diperkirakan bisa mencapai USD 2 miliar.Penurunan bukan disebabkan berkurangnya minat investor terhadap perusahaan startup di masa pandemi tapi karena mereka masih menunggu dan melakukan penundaan pendanaan.4. PLN ganti PLTD dengan EBTPT Perusahaan Listrik Negara (Persero) berencana untuk mengonversi 2.130 pembangkit listrik tenaga diesel menjadi pembangkit yang menggunakan energi baru dan terbarukan dengan total konversi sampai 2 gigawatt (GW).Proses konversi akan dibagi menjadi tiga tahapan, pertama sebanyak 200 lokasi PLTD dengan kapasitas 225 megawatt (MW), tahap kedua konversi dengan kapasitas 500 MW, dan tahap ketiga dengan kapasitas 1.300 MW.Selama kurang lebih 40 tahun PLTD beroperasi, biaya yang dikeluarkan cukup tinggi mengingat harga bahan bakar impor serta kendala geografis, dan program konversi ini akan membuat masyarakat bisa mendapatkan aliran listrik yang lebih lama serta PLN dapat lebih menghemat biaya.5. OJK optimis kredit bermasalah perbankan dibawah 5%Otoritas Jasa Keuangan (OJK) optimis tingkat kredit bermasalah (non performing loan/NPL) di industri perbankan Indonesia tidak akan lebih dari 5% tahun ini, tentunya dengan harapan industri perbankan bisa mengelola dan memonitor kualitas kredit yang disalurkan.OJK mencatat sampai September NPL perbankan 3,15% sehingga kecil kemungkinan tembus 5% dan saat ini dinilai sudah masuk proses recovery, walaupun dalam tahun ini NPL perbankan Indonesia sempat mencapai 3,22%. Namun perbankan diminta tetap harus memonitor dan jeli mengantisipasi kenaikan NPL.