m - Presiden Joko Widodo meminta pengusaha muda untuk menjadi penggerak ekonomi dengan menggunakan teknologi digital dimasa pandemi, sementara Bank Mandiri (JK:BMRI) berupaya mengantisipasi peningkatan kredit macet di tahun 2021, sedangkan BPJamsostek menilai selama pandemi terjadi kenaikan jumlah pengangguran akibat PHK khususnya di sektor konstruksi, dan pihak Biofarma menghimbau masyarakat untuk melakukan advokasi terkait vaksinasi covid-19 dan terakhir Google & Temasek suntik investasi US$ 350 juta ke Tokopedia.1. Jokowi minta milenial jadi penggerak ekonomiPresiden Joko Widodo meminta pengusaha muda atau milenial menjadi penggerak ekonomi digital, terutama UMKM karena dinilai mampu menjadi motor penggerak ekonomi digital dan mendorong pemasaran produk UMKM secara daring.Jokowi prihatin dengan rendahnya penetrasi pelaku UMKM di pasar digital karena dari total pelaku UMKM yang sebanyak 64 juta, hanya 8 juta atau sekitar 13% yang terhubung dengan teknologi digital dan memanfaatkan marketplace, terlebih lagi di masa pandemi yang memaksa masyarakat untuk lebih banyak memanfaatkan teknologi.2. Bank Mandiri antisipasi peningkatan kredit macet tahun depanPT Bank Mandiri (Persero) Tbk sedang melakukan analisis debitur yang telah mendapatkan keringanan kredit, karena diperkirakan dari seluruh kredit yang telah direstrukturisasi sebanyak 525.665 debitur senilai Rp 116,4 triliun dan sekitar 10-11% atau 57 ribu debitur diperkirakan sulit bangkit akan siap dimasukkan menjadi kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) di tahun depan.Namun secara umum laju penyaluran kredit Bank Mandiri secara konsolidasi, meningkat 3,79% secara year on year menjadi Rp 873,73 triliun pada akhir September 2020.3. Jumlah pengangguran meningkat selama pandemiSelama berlangsungnya pandemi Covid-19 terjadi peningkatan jumlah pengangguran akibat pemutusan hubungan kerja (PHK) yang berdampak kepada turunnya kinerja BPJamsostek per kuartal III-2020 dengan jumlah peserta 50,4 juta pekerja, padahal pada September 2019 ada 53,1 juta pekerja dengan sektor paling terdampak ialah jasa konstruksi.Sementara dari sisi penerimaan iuran mencapai 67,25% atau setara Rp 55,58 triliun dari target periode September 2020 atau secara year on year (yoy) masih ada peningkatan 5,33% dibandingkan periode sama tahun 2019 dengan total dana kelolaan mencapai Rp 450 triliun, naik 4,6% dibandingkan September 2019 mencapai Rp 430 triliun.4. Biofarma himbau masyarakat untuk lakukan advokasi vaksinasi covid-19PT Bio Farma mencatat berdasarkan hasil survei tentang persepsi masyarakat mengenai vaksin Covid-19 yang diselenggarakan Kemenkes, WHO dan Unicef, sebagian besar keluarga atau 64,8% menyatakan ikut vaksinasi, sementara 27,6% mengatakan belum tahu, sedangkan 7,6% tidak mau divaksin.Sejumlah alasan yang menyebabkan adanya masyarakat yang tidak mau divaksin di antaranya karena tidak yakin dengan keamanan vaksin, tidak yakin dengan efektivitasnya, takut terhadap efek samping, sampai alasan kepercayaan agama dan alasan lainnya.Biofarma menghimbau agar semua unsur masyarakat terlibat dalam komunikasi advokasi karena dalam waktu setidaknya tiga bulan yang akan datang vaksinasi akan dilaksanakan.5. Google & Temasek suntik investasi US$ 350 juta ke TokopediaGoogle and Temasek Holdings berencana menyuntikan investasi senilai US$ 350 juta ke marketplace Tokopedia namun masih di bawah target pendanaan yang  berkisar US$ 500 juta hingga US$ 1 miliar, hal itu disampaikan pada Juli tahun ini, dan Tokopedia masih mencari calon investor lain.Tokopedia, yang merupakan pemain utama marketplace Indonesia, didukung perusahaan teknologi Jepang, Softbank dan telah menjalin komunikasi dengan raksasa teknologi Amerika Serikat (AS), seperti Facebook, Amazon, dan Microsoft (NASDAQ:MSFT).