m - Amerika Serikat bersiap menggelar Pemilihan Presiden, namun, kalangan pengusaha Indonesia menilai jika Trump kembali terpilih maka ancaman ketidakpastian ekonomi global terus membayangi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pada September 2020, penyaluran kredit perbankan mencapai Rp 5.531 triliun atau turun dibanding bulan Agustus, Kementerian ESDM berencana menyesuaikan tarif listrik nonsubsidi akhir bulan ini dan bakal berlaku untuk kuartal I 2021, Tim Mitigasi PB IDI mengatakan, aktifitas masyarakat pada libur panjang seperti pada pekan silam berpotensi memicu lonjakan kasus Covid 19, Microsoft (NASDAQ:MSFT) Corp. dikabarkan setuju untuk menyuntikan investasi US$100 juta di perusahaan e-commerce PT Bukalapak.com.1. Ancaman ketidakpastian ekonomi global jika Trump kembali terpilihAmerika Serikat bersiap menggelar Pemilihan Presiden (Pilpres) yang diikuti oleh 2 kandidat, yakni Donald Trump sebagai petahana dan penantangnya, Joe Biden. Pertarungan cukup sengit lantaran masing-masing kandidat memiliki kebijakan dan karakter berbeda.Namun, kalangan pengusaha Indonesia menilai jika Trump kembali terpilih maka ancaman ketidakpastian ekonomi global terus membayangi terlebih lagi jika kebijakan proteksionisme dan perang dagang dengan Cina masih dilanjutkan .Kadin Indonesia mengatakan sikap proteksionisme dagang Trump membuat AS menjadi kurang terbuka dengan berbagai negara, termasuk Indonesia.2. Penyaluran kredit perbankan turun di bulan SeptemberData Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pada September 2020, penyaluran kredit perbankan mencapai Rp 5.531 triliun atau tumbuh 0,12%, sementara pada Agustus, penyaluran kredit bank mampu tumbuh 1,04% atau mencapai Rp 5.522 triliun.Berdasarkan kredit per BUKU, bank BUKU 1 dan BUKU 3 masih mengalami tekanan dengan pertumbuhan negatif 8,67% dan minus 2,20% secara tahunan. Sementara BUKU 2 dan BUKU 4 masih tumbuh positif di angka 4,15% dan 0,71% per September 2020.Secara sektoral, perlambatan kredit didorong sektor perdagangan dan industri pengolahan sejalan dengan menurunnya aktivitas ekonomi dan daya beli masyarakat di masa pandemi.3. Kemen ESDM segera umumkan penyesuaian tarif listrik non subsidiKementerian ESDM berencana memutuskan penyesuaian (adjustment) tarif listrik nonsubsidi akhir bulan ini setelah tidak melakukan kenaikan sejak 2017 lalu. Keputusan yang diumumkan akhir bulan ini bakal berlaku untuk kuartal I 2021.Sejak 2017 lalu pemerintah menahan tarif listrik nonsubsidi yang seharusnya ditinjau tiap tiga bulan sekali oleh PLN berdasarkan kurs rupiah, inflasi, hingga harga minyak mentah karena berupaya menjaga daya beli masyarakat dan sektor industri.Tapi jika tarif listrik nonsubsidi tidak disesuaikan tahun depan, maka kompensasi yang diberikan pemerintah ke PLN akan semakin besar, karena ada gap dari biaya pokok produksi (BPP) dan tarif listrik, dengan kompensasi pada 2020 sekitar Rp 17,94 triliun dan berpotensi naik menjadi Rp 27,7 triliun di 2021.4. Lonjakan kasus Covid-19 dua pekan setelah libur panjangTim Mitigasi PB IDI mengatakan, aktifitas masyarakat pada libur akhir pekan (long weekend) seperti pada pekan silam berpotensi memicu lonjakan kasus Covid 19.Lonjakan kasus Covid 19 akan mulai terlihat dalam kurun waktu sekurang-kurangnya dua minggu mendatang. Pada libur akhir pekan panjang seperti sebelumnya pada periode bulan Mei terjadi lonjakan kasus 41% dan bulan Agustus sebesar 21% dengan peningkatan rata-rata tes perorangan sepekan sebesar 20%.5. Microsoft suntik dana ke BukalapakMicrosoft Corp  . dikabarkan setuju untuk menyuntikan investasi US$100 juta di perusahaan e-commerce PT Bukalapak.com. Namun sejauh ini belum ada konfirmasi dari pihak Microsoft dan juga Bukalapak mengenai rencana investasi itu.Saat ini, Bukalapak sedang melakukan upaya untuk mengumpulkan dana sebesar US$200 juta yang rencananya akan digunakan untuk membiayai  ekspansi onlinenya.Sejumlah calon investor lain sedang dijajaki  termasuk Ant Group Co, yang pekan lalu melakukan IPO di Hong Kong.