m - Kementerian Keuangan menyatakan ekonomi Indonesia menunjukkan perbaikan pada kuartal III-2020 dibanding kuartal II-2020 ditopang realisasi belanja bansos dan dukungan UMKM, Namun saat ini sedang diupayakan mendongkrak konsumsi rumah tangga, Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2020 mulai membaik dibandingkan kuartal II-2020, namun secara tahunan (year on year/yoy) atau dibandingkan kuartal III-2019 masih kontraksi minus 3,49%, pembayaran digital melalui sistem contactless payment kian menjadi prioritas konsumen untuk bertransaksi, Bursa Efek Indonesia menilai perusahaan rintisan (startup) unicorn di bidang teknologi dinilai akan segera meramaikan pasar modal Indonesia di 2021, AirNav Indonesia mencatat peningkatan pergerakan pesawat udara di ruang udara Indonesia sebesar 8,05%.1. Peningkatan konsumsi rumah tangga jadi fokus untuk pemulihan ekonomiKementerian Keuangan menyatakan ekonomi Indonesia menunjukkan perbaikan pada kuartal III-2020 dibanding kuartal II-2020, yang mencerminkan  proses pemulihan ekonomi nasional dan pembalikan arah atau turning point aktivitas ekonomi nasional menunjukkan arah ke zona positif.Berdasarkan data Kementerian Keuangan, komponen pembentuk Produk Domestik Bruto (PDB) membaik pada kuartal III-2020 dibandingkan kuartal sebelumnya dan ditopang oleh realisasi belanja bansos dan dukungan dunia usaha terutama UMKM, Namun saat ini sedang diupayakan mendongkrak konsumsi rumah tangga, mengingat pada kuartal III-2020, konsumsi rumah tangga masih tumbuh negatif 4,04% YoY.2. Ekonomi Indonesia kontraksi 3,49% di kuartal III-2020Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2020 mulai membaik dibandingkan kuartal II-2020, namun secara tahunan (year on year/yoy) atau dibandingkan kuartal III-2019 masih kontraksi minus 3,49%.Pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2020 menunjukkan perbaikan dengan arah positif dan diharapkan pada kuartal IV-2020 situasinya akan menjadi lebih baik mengingat semua sektor sudah tumbuh positif pada periode Juli-September.Salah satu sektor yang berkinerja positif yakni transportasi dan pergudangan yang sebesar 24,28%. Padahal di kuartal II-2020, tercatat minus 29,18%.3. Pembayaran digital makin jadi pilihan konsumenPembayaran digital melalui sistem contactless payment seperti dompet digital kian menjadi prioritas konsumen untuk bertransaksi, khususnya di perkotaan untuk transaksi pembelian diperkirakan semakin meningkat pada 2021.Berdasarkan hasil survey Inventure dan Alvara menunjukkan, 63,5% dari 629 responden mengatakan setuju pembayaran cashless, cardless dan contactless menjadi prioritas ketika bertransaksi selama pandemi. Sedangkan 36,5% mengatakan tidak setuju.Kecenderungan konsumen memilih contact less payment atau transaksi digital didorong kekhawatiran uang tunai bisa menjadi sumber penularan covid-19, sehingga, pembayaran digital akan menjadi cara baru saat bertransaksi di era post-Covid-19.4. IPO startup diramal makin ramai di 2021Bursa Efek Indonesia menilai perusahaan rintisan (startup) unicorn di bidang teknologi dinilai akan segera meramaikan pasar modal Indonesia dan pertumbuhan yang pesat akan mempercepat perusahaan-perusahaan tersebut segera melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) di BEI.Masuknya perusahaan teknologi ke bursa saham akan berdampak positif bagi perkembangan pasar modal, karena perusahaan rintisan tersebut telah menjadi bagian dari hidup masyarakat Indonesia seperti untuk memesan makanan dan belanja, yang semuanya sudah melalui online.Terlebih lagi BEI akan memulai sistem electronic initial public offering (e-IPO) mulai Januari 2021 mendatang yang selain memberikan kemudahan terhadap calon emiten bursa, sistem e-IPO juga memberikan kemudahan bagi investor retail yang ingin berinvestasi di pasar perdana.5. Pergerakan pesawat di bulan Oktober naik 8%AirNav Indonesia mencatat peningkatan pergerakan pesawat udara di ruang udara Indonesia sebesar 8,05% dengan rincian pada September 2020 jumlah pergerakan 77.006 dan pada Oktober 2020 menjadi 83.207 pergerakan.Tercatat tiga bandara memberikan kontribusi peningkatan pergerakan pesawat udara tertinggi pada periode September sampai dengan Oktober 2020 yakni Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan pertumbuhan 19,46%, Bandara Soekarno-Hatta dengan pertumbuhan 14,82% dan Bandara Sultan Hasanuddin dengan pertumbuhan 14,42%.