lanjut pada September 2020 setelah pada dua bulan sebelumnya mengalami deflasi masing-masing sebesar 0,05% (Agustus) dan 0,10% (Juli)?Kepastian ini akan kita ketahui saat Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis angka indeks harga konsumen (IHK) untuk September 2020. Angka IHK ini akan diumumkan pada pukul 11.00 WIB di Gedung BPS, Jakarta, Kamis (1/10/2020).Baca Juga: Pekan Ketiga September, BI Perkirakan Deflasi 0,01%Selain angka inflasi, BPS juga akan mengumumkan indeks harga perdagangan besar September 2020, perkembangan nilai tukar petani, dan harga gabah September 2020, serta perkembangan transportasi dan pariwisata Agustus 2020.Sebelumnya, Bank Indonesia membuat proyeksi yang berbeda. Bank sentral memprediksi di bulan September 2020 ini akan terjadi kenaikan harga atau inflasi setelah pada bulan-bulan sebelumnya terjadi deflasi.Berdasarkan survei pemantauan harga yang dilakukan bank sentral hingga minggu keempat September 2020, inflasi diperkirakan 0,01% secara bulanan atau month to month (mom). Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi September 2020 secara tahun kalender sebesar 0,95% (ytd) dan secara tahunan sebesar 1,48% (yoy).Kepala Departemen Komunikasi BI, Onny Widjanarko, mengungkapkan bahwa penyumbang utama inflasi pada periode laporan antara lain berasal dari komoditas minyak goreng sebesar 0,02% (mtm), bawang putih dan cabai merah masing-masing sebesar 0,01% (mtm).Penulis: Boyke P. SiregarEditor: Puri Mei SetyaningrumFoto: Aprillio Akbar