hadapan hampir semua mata uang setelah Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjoyo, mengumumkan pemangkasan suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 3,75% pada November 2020. Rupiah kini tertekan di kisaran Rp14.100-an per dolar AS pada perdagangan spot Jumat, 20 November 2020.Sampai dengan pukul 09.57 WB, rupiah terkoreksi -0,11% ke level Rp14.152 per dolar AS. Angka tersebut sudah lebih baik daripada nasib rupiah pagi tadi yang sempat keok hingga ke Rp14.170 per dolar AS. Baca Juga: Update Harga Emas Jelang Akhir Pekan, 20 November 2020Selain dolar AS, sang Garuda juga kini melemah terhadap euro (-0,06%). Pada saat yang bersamaan, rupiah unggul tipis terhadap dolar Australia (0,08%) dan poundsterling (0,06%). Baca Juga: Hadapi Perkara PKPU, Sentul City (JK:BKSL): Kami Pilih Jalan KekeluargaanPerforma rupiah di tingkat regional terbilang tidak baik. Pasalnya, rupiah menjadi mata uang terlemah kedua Asia setelah won (0,08%). Dengan kata lain, rupiah anjlok terhadap dolar Taiwan (-1,08%), ringgit (-0,23%), dolar Hong Kong (-0,11%), baht (-0,09%), dolar Singapura (-0,08%), yuan (-0,05%), dan yen (-0,03%).Penulis/Editor: Lestari NingsihFoto: Aprillio Akbar