eraih anugerah silver rating dalam acara Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2020 yang dilakukan secara virtual.Anugerah ini diberikan kepada Danone Indonesia atas komunikasi kinerja keberlanjutan melalui laporan keberlanjutan yang telah dibuat dan memenuhi standar pelaporan Global Reporting Initiatives (GRI) yang telah diakui sebagai standar global.Sustainable Development Director Danone Indonesia, Karyanto Wibowo mengatakan keberhasilan ini merupakan bukti bahwa perusahaan transparan dalam melaporkan proses dan capaian program-program keberlanjutan yang dikembangkan untuk mendukung pemerintah Indonesia mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs).Baca Juga: Ramai Seruan Boikot Produk Prancis, Danone: Aqua dan SGM Produk IndonesiaKaryanto menambahkan di awal 2020, Danone SN Indonesia telah mengeluarkan laporan keberlanjutan periode 2017-2018 yang menunjukkan bagaimana perusahaan menjaga keberlangsungan berbagai aspek keberlanjutan di setiap proses bisnis mulai dari inovasi di dalam sistem produksi hingga berbagai inisiatif sosial ekonomi untuk memberdayakan masyarakat.“Dengan laporan keberlanjutan, perusahaan dapat menyuarakan kontribusi langsung maupun tidak langsung atas inovasi produk, proses produksi, hingga program edukasi terhadap masyarakat di sekitar lokasi operasi perusahaan maupun masyarakat luas. Laporan ini menunjukkan komitmen Danone dalam memberikan kesehatan melalui produk nutrisi ke sebanyak orang dan berkontribusi positif pada terciptanya generasi Indonesia di masa depan yang lebih sehat,” ucapnya.ASRRAT merupakan sebuah penghargaan atas laporan berkelanjutan (Sustainability Report) sebuah lembaga dalam mengkomunikasikan kegiatan keberlanjutan institusinya. Diprakarsai oleh NCSR (National Center for Sustainability Reporting), sebelumnya ASRRAT disebut Sustainability Reporting Awards (SRA) dan telah diselenggarakan sejak tahun 2005.Ajang penganugerahan rating ini dilakukan bersamaan dengan ASRRAT Forum 2020 yang diikuti oleh 500 peserta dari perusahaan-perusahaan di Indonesia dan negara-negara lainnya di Asia Tenggara.Proses penjurian ASRAAT dilakukan oleh 21 asesor yang terdiri dari dosen perguruan tinggi yang telah mendapatkan Certified Sustainability Reporting Specialist (CSRS) dari NCSR.“Laporan keberlanjutan menunjukkan kepada kita, sampai sejauh mana kontribusi perusahaan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals. Selain itu, kita juga dapat menilai dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial yang timbul dari kegiatan operasi perusahaan melalui laporan berkelanjutan,” ujar Ali Darwin, Ketua National Center of Sustainability Reporting (NCSR).Penulis: ***Editor: Fajria Anindya UtamiFoto: Boyke P. Siregar