a telah menurunkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin (bps) ke level 3,75%. Namun hasil kebijakan moneter tersebut tak serta merta mengerek penurunan bunga floating KPR lantaran bank-bank lebih condong memberikan promo bunga tetap dengan rate rendah.Jadi, tren penurunan suku bunga ini hanya menguntungkan bagi nasabah KPR baru sebagaimana yang dilaporkan Kontan Senin (23/11). Jika Anda mengajukan KPR saat ini maka beragam tawaran bunga tetap yang cukup rendah mulai dari satu tahun hingga lima tahun. Bahkan, ada bank yang menawarkan bunga tetap hingga 10 tahun tetapi tentu lebih tinggi dari bunga fix satu hingga lima tahun tadi.Sedangkan nasabah KPR eksisting, terutama yang sudah masuk pada bunga floating masih harus tetap mengangsur dengan bunga tinggi.  Saat ini, bunga floating KPR  ada di kisaran 11% ke atas, bahkan ada yang menyentuh 14%.Bank mengaku belum berencana menurunkan suku bunga KPR seiring dengan penurunan bunga acuan. Mereka fokus memberikan promo-promo bunga tetap hingga akhir tahun.Adapun menurut Republika Senin (23/11), kondisi tersebut ditanggapi oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (JK:BBRI). Menurut Sekretaris Perusahaan BRI Aestika Oryza perseroan telah menurunkan suku bunga KPR segmen komersial sebesar 7% sedangkan segmen subsidi sebesar 5%.Sementara PT Bank Mandiri (JK:BMRI) (Persero) Tbk menyatakan perseroan mendukung sepenuhnya komitmen Bank Indonesia untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional melalui pemberian stimulus fiskal, dengan mekanisme penurunan suku bunga acuan ini.Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menilai saat ini perbankan melihat risiko penyaluran kredit ke sektor properti masih tinggi, sehingga bunga KPR yang ditahan dianggap sebagai bentuk kompensasi terhadap tingginya risiko kredit macet.Kemudian Bhima menyebut perbankan masih dalam posisi sulit untuk menutup biaya operasional selama masa pandemi, sehingga penerimaan dari bunga pinjaman KPR dioptimalkan untuk menutup biaya operasional seperti karyawan, sewa kantor, dan lainnya.