and Governance (CIGO) Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) meneliti dampak COVID-19 terhadap sikap masyarakat dalam polarisasi antara pandemi dan resesi, serta minat beli masyarakat terhadap beberapa sektor di masa pandemi ini.CIGO FIA UI mengatakan bahwa masyarakat cenderung mengurangi konsumsi di saat pandemi khususnya pada barang sekunder dan tersier, sehingga otomatis perputaran ekonomi tersendat.Responden cenderung menahan konsumsi pada sektor perjalanan (traveling) dan transportasi. Sektor aviasi (domestik maupun internasional), otomotif serta produk perhiasan menjadi produk yang paling tidak diminati oleh responden, sedangkan sektor belanja makanan dan bahan makanan menjadi sektor yang paling diminati oleh konsumen.Pada kajian ini diperoleh insight pula bahwa sebanyak 21 persen atau 150 responden meyakini COVID-19 merupakan konspirasi elit global. Mayoritas responden yang menyatakan hal tersebut adalah berasal dari Bogor dan DKI Jakarta, yaitu sebesar 24,1 persen dan 22,5 persen.Responden yang masih meyakini isu ini memiliki karakteristik berpendidikan SMP-SMA, memiliki pengeluaran di bawah 2,5 juta per bulan, dan mayoritas berusia 25-40 tahun.Penelitian ini juga menemukan hasil bahwa responden yang mempercayai COVID-19 adalah konspirasi elit global, mayoritas memiliki persepsi bahwa virus ini hanya berbahaya untuk masyarakat lansia dan masyarakat dengan komorbid (penyakit penyerta).Penulis: RedaksiEditor: Ferry HidayatFoto: Sufri Yuliardi