g mulai berlaku di Rusia, bank terbesar di negara itu merencanakan platform blockchain baru untuk perdagangan, serta token asli.Menurut laporan Senin dari outlet berita bisnis Rusia, RBC, Sberbank berencana untuk terjun ke kripto pada 2021 ketika undang-undang baru tentang aset keuangan digital atau DFA akan mulai berlaku, menurut laporan Cointelegraph, Selasa (1/12/2020).Kabar tersebut datang dari Herman Gref, CEO dan Chairman Sberbank.Baca Juga: Layanan Blockchain China Kembali Tambah Tiga Kerangka Blockchain BaruDengan lebih dari 96 juta klien, bank milik negara ini adalah bank terbesar di Rusia. Ada spekulasi beberapa bulan lalu bahwa Sberbank akan mengeluarkan stablecoin-nya sendiri.Undang-undang DFA melarang sejumlah aktivitas kripto, tetapi yang penting, tampaknya tidak ada masalah dengan stablecoin yang didukung oleh rubel yang mungkin ada hubungannya dengan bank sentral negara yang ingin mendigitalkan mata uangnya juga.Penulis: Bernadinus Adi PramuditaEditor: RosmayantiFoto: Warta Ekonomi