tingan pemilik perusahaan pada harta perusahaan, mewakili jumlah uang yang akan dikembalikan kepada pemegang saham perusahaan jika semua aset dilikuidasi dan semua hutang perusahaan dilunasi.Selain itu, ekuitas pemegang saham dapat mewakili nilai buku suatu perusahaan. Ekuitas terkadang ditawarkan sebagai pembayaran dalam bentuk jenis yang juga mewakili kepemilikan saham perusahaan secara pro-rata.Baca Juga: Apa Itu Ekstensi Kredit?Ekuitas dapat ditemukan di neraca perusahaan dan menjadi salah satu bagian data yang digunakan oleh analis untuk menilai kesehatan keuangan perusahaan.Adapun jumlah ekuitas bisa berkurang jika ada penarikan kembali penyertaan oleh pemilik perusahaan, pembagian jatah keuntungan, dan yang terburuk, adanya kerugian perusahaan. Nilai dari sebuah ekuitas juga bisa menjadi negatif jika jumlah kewajibannya lebih besar dibandingkan dengan jumlah aset atau istilahnya defisit.Unsur EkuitasSetiap perusahaan wajib mengatur nilai ekuitasnya secara baik dan rinci. Agar tidak defisit, nilai ekuitas harus lebih besar dibanding dengan nilai liabilitas atau jumlah kewajibannya. Berikut unsur-unsur ekuitas:1. Modal DisetorModal yang disetor adalah jumlah uang yang disetorkan oleh para pemegang saham dan dibagi lagi menjadi dua golongan yaitu modal saham yakni jumlah dari nilai saham yang ada. Lalu, agio atau disagio saham yaitu selisih jumlah setoran pemegang saham dengan jumlah nilai sahamnya. Agio merupakan selisih di atas nominal dan disagio adalah kebalikannya.Â2. Laba Tidak DibagiLaba tidak dibagi adalah yang didapat pada tahun-tahun sebelumnya yang tidak dibagi atau tidak diambil. Apabila laba bersaldo debit, maka bukan lagi dianggap sebagai keuntungan, namun defisit.3. Modal Penilaian KembaliModal penilaian kembali adalah selisih antara modal pada periode sebelumnya dengan modal yang akan dikeluarkan pada periode saat ini. Perusahaan dapat memasukkan sisa modal yang ada pada periode sebelumnya ke pembukuan periode selanjutnya. Hal ini dilakukan untuk memaksimalkan sisa modal yang ada.4. Modal SumbanganYaitu ketika perusahaan mendapatkan aktiva baru yang berasal dari sumbangan pihak lain. Perusahaan sama sekali tidak mengeluarkan modal untuk pembelian atau hanya untuk mendapatkan aset baru.5. Modal Lain-lainModal lainnya bisa didapatkan dari berbagai macam cadangan yang ada, modal ekspansi, cadangan penurunan harga, persiapan pelunasan obligasi, dan lain-lainnya. Untuk jumlah keuntungan yang tidak bisa dibagi yang telah masuk ke dalam cadangan dana tidak dapat diminta lagi sebagai sebuah dividen.Jenis EkuitasEkuitas menjadi salah satu hal yang dapat digunakan sebagai perhitungan analis keuangan. Jenis ekuitas yang sering digunakan yaitu:1. Ekuitas Pemegang SahamEkuitas pemegang saham adalah seluruh jumlah uang yang akan dikembalikan kepada pemegang saham jika seluruh aset yang dimiliki oleh perusahaan dilikuidasi dan seluruh utang perusahaannya dibayarkan.ÂEkuitas pemegang saham juga menjadi faktor penentu kondisi keuangan perusahaan dan menjadi nilai dari perusahaan itu sendiri.Â2. Ekuitas Pemilik PerusahaanEkuitas pemilik perusahaan selanjutnya diterapkan di berbagai usaha yang tidak masuk ke dalam bursa efek. Seluruh keuntungan akan masuk ke kantong pemilik usaha, sehingga nilai ekuitasnya juga menjadi nilai ekuitas dari pemilik usaha.3. Pembiayaan EkuitasPembiayaan ekuitas bisa dilakukan sebagai salah satu siasat untuk mencari modal. Saham yang ada di perusahaan bisa dijual ke investor dan hasil pembiayaannya bisa digunakan untuk mengembangkan perusahaan.4. Ekuitas RumahEkuitas rumah biasa disebut dengan nilai dari rumah yang dikurangi dengan jumlah utang hipotek. Ekuitas rumah sangat penting bagi mereka yang akan membeli atau menjual rumahnya.Penulis/Editor: Fajria Anindya UtamiFoto: Unsplash/Rawpixel