Bezos, sekarang memiliki kekayaan lebih dari USD201,6 miliar (Rp2.973 triliun) lagi. Sebelumnya, Bezos sudah menjadi orang pertama yang memiliki kekayaan USD200 miliar pada bulan Agustus, tetapi jatuh di bawah target karena saham Amazon yang anjlok.Sekarang, dengan saham ritel yang melonjak untuk Amazone Prime Day, Bezos sekali lagi melewati ambang USD200 miliar atau hampir Rp3.000 triliun. (kurs Rp14.747/dolar)Baca Juga: Terungkap Penghasilan Jeff Bezos Tiap Detik, Setara Gaji Tahunan Karyawan Biasa di Jakarta!Dikutip dari Forbes di Jakarta, Selasa (13/10/2020) pada hari Senin, saham Amazon yang didirikan Bezos pada tahun 1994, naik 4,75% meningkatkan kekayaan bersih Bezos hingga USD8,5 miliar menjadi USD201,6 miliar (Rp2.973 triliun).Kekayaannya yang melonjak selaras dengan kepemilikan sahamnya di Amazon sebesar 11 persen. Kapitalisasi pasar Amazon pun mencapai USD1,7 triliun (Rp25.070 triliun), bahkan pergerakan harga saham yang sederhana pun dapat menambah atau mengurangi miliaran dari kekayaannya.Kegembiraan di sekitar Prime Day yang merupakan acara penjualan tahunan perusahaan, telah membawa saham Amazon semakin melonjak mendekati rekor tertinggi, terlebih di tengah pandemi seperti ini. Prime Day, yang akan berlangsung dari 13 Oktober hingga 14 Oktober awalnya ditunda selama berbulan-bulan karena komplikasi seputar pandemi.Kini, Bezos yang pada 1 Januari 2020 memiliki kekayaan sekitar USD115 miliar (Rp1.695 triliun) telah melihat kekayaannya mencapai meroket hingga lebih USD85 miliar (Rp1.253 triliun) alias dua kali lipat.Sahamnya di Amazon menghasilkan lebih dari 90% dari kekayaannya. Meski demikian, ia juga memiliki Washington Post, perusahaan eksplorasi ruang angkasa Blue Origin dan sejumlah investasi swasta lainnya, termasuk real estat di negara bagian Washington, California dan Washington, DC.Kekayaan Bezos USD90 miliar (Rp1.327 triliun) lebih banyak daripada orang terkaya kedua di dunia, Bill Gates, yang saat ini memiliki kekayaan USD118 miliar (Rp1.740 triliun).Penulis/Editor: Fajria Anindya UtamiFoto: Reuters/Mike Segar