akhirnya angkat suara soal penolakan RUU Cipta Kerja, usai ia tak nongol selama 3 hari terakhir di hadapan pendemo. Ia menegaskan isu yang menyatakan Undang –Undang (UU Ciptaker) mendorong komersialisasi pendidikan adalah tidak benar. Diketahui, isu tersebut dijadikan salah satu alsan para pendemo menolak UU Ciptaker.“Ada juga berita UU Cipta Kerja ini mendorong komersialisasi pendidikan. Ini juga tidak benar,” katanya di Istana Bogor, Jumat (9/10/2020).Baca Juga: Jokowi Gelar Rapat Tertutup bersama Wapres Usai Didemo Besar-besaranJokowi menjelaskan yang diatur dalam UU tersebut hanyalah pendidikan formal untuk kawasan ekonomi khusus (KEK).“Karena yang diatur hanyalah pendidikan formal di kawasan ekonomi khusus, di KEK,” kata Jokowi.Sementara untuk perizinannya, presiden menegaskan hal tersebut tidak diatur di UU Ciptaker. Apalagi, untuk perizinan pondok pesantren, dia menegaskan tak ada hal tersebut dalam UU Ciptaker.“Sedangkan perizinan pendidikan tidak diatur dalam UU Cipta Kerja ini. Apalagi perizinan di pondok pesantren tidak diatur sama sekali dalam UU Cipta Kerja. Dan aturannya yang selama ini ada tetap berlaku,” ujar Jokowi.Penulis: RedaksiEditor: Ferry HidayatFoto: Sigid Kurniawan