di Indonesia telah menetapkan upah minimum provinsi (UMP) 2021 lebih tinggi daripada tahun 2020 ini, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menerangkan saat gelar rapat kerja dengan komisi IX DPR, Rabu (25/11).Selain itu mengutip Kontan Rabu (25/11), Ida menyebut ada 27 provinsi yang menetapkan UMP 2021 sama dengan UMP 2020, sementara satu provinsi yakni Gorontalo belum menetapkan UMP 2021 hingga saat ini.Sebelumnya, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) sudah menerbitkan surat edaran Menaker nomor M/11/HK.04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 Pada Masa Pandemi Covid-19.Menurut Ida, dengan adanya SE tersebut, gubernur diminta untuk tidak menetapkan UMP 2021 lebih rendah dibandingkan UMP 2020.Lebih rinci lapor CNBC Indonesia Rabu (25/11), Menurut Ida, sebelumnya sudah ada lima provinsi yang mempublikasikan akan menaikkan UMP di 2021 yakni, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. Kenaikan untuk provinsi ini berbeda-beda sesuai dengan kebijakan masing-masing Gubernurnya.Sedangkan, untuk besaran kenaikan UMP Bengkulu, Ida tidak menjelaskan secara rinci.Dengan kondisi terbaru ini, maka dari 34 provinsi di Indonesia, sudah ada sebanyak 27 provinsi yang memilih untuk tidak menaikkan UMP nya tahun depan. Artinya UMP tahun depan masih akan sama dengan tahun ini.