kasus perceraian di Indonesia adalah tentang finansial. Raditya Dika bersama Prita Ghozie, seorang ahli perencanaan keuangan membagikan tips membuka diskusi keuangan dengan pasangan sebelum menikah. Ada 5 pertanyaan yang seharusnya ditanyakan terlebih dahulu sebelum memutuskan menikah.Dalam kanal YouTube Raditya Dika bertajuk '5 Pertanyaan Keuangan yang Harus Dijawab Sebelum Menikah', berikut ulasannya!Baca Juga: Bagikan Perbedaan Tabungan dengan Dana Darurat, Raditya Dika: Daging Semua Ini!1. Apa itu uang di mata pasangan?Sebelum menikah, tanyakan kepada pasangan, uang itu apa untuknya? Sumber kebahagiaankah atau sumber kecemasan? Cemas berarti sering khawatir dengan keadaan uang yang dimiliki.2. Siapa yang bertanggungjawab atas keuangan rumah tangga?Pertanyaan ini akan berhubungan dengan apakah istri boleh bekerja atau hanya suami yang mencari nafkah.3. Siapa yang akan menjadi manajer keuangan rumah tangga?Banyak orang yang berpikir manajer keuangan rumah tangga itu hanya untuk bayar membayar. Padahal, manajer dalam rumah tangga itu yang memang memiliki kemampuan untuk mengatur keuangan. Bisa suami atau istri kalau memang memiliki kemampuan tersebut.4. Bagaimana membagi uang untuk keluarga besar?Pertanyaan ini harus ditanyakan sebelum menikah. Kalau tidak, pasangan akan kaget ketika tahu masih memiliki tanggungan kepada keluarga besar dan bisa saja berujung protes sampai pertengkaran.5. Apakah punya utang atau tidak?Pertanyaan ini juga wajib ditanyakan sebelum menikah. Sekalipun memiliki utang sebenarnya kembali lagi ke diri orang tersebut, keberatan atau tidak. Karena sejatinya memiliki utang tidak masalah asal masih masuk ke dalam budget. Bahkan, bisa jadi, utang itu bukanlah utang dia tetapi utang keluarga.Itulah pertanyaan pranikah soal keuangan yang harus ditanyakan ke pasangan tanpa membawa ego, melainkan harus jujur. Bagi Raditya Dika, seharusnya pasangan bisa terbuka. Tak harus minder kalau gajinya lebih kecil. Radit menyarankan untuk mengajak pasangan berdikusi mengenai bagaimana cara mengelola uang itu bersama daripada menjadi bahan pertengkaran.Selain itu, penting juga untuk memilih pasangan yang menganggap uang bukan segalanya. Meski semuanya kembali pada preferensi masing-masing, jangan sampai malah membandingkan pasangan dengan pasangan lainnya hanya karena uang.Karena, kebahagiaan kita adalah jalan yang kita pilih sendiri. Ketika kita mampu bersyukur, maka Tuhan akan memberi lebih. Karena itu seberapapun uang yang dimiliki, akan jauh lebih baik untuk disyukuri.Penulis/Editor: Fajria Anindya UtamiFoto: Couples Counseling